Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pasukan Perdamaian Selamatkan Muslim di Republik Afrika Tengah

Wahyu Dwi Anggoro , Jurnalis-Jum'at, 13 Desember 2013 |14:25 WIB
Pasukan Perdamaian Selamatkan Muslim di Republik Afrika Tengah
Pasukan Penjaga Perdamaian di Republik Afrika Tengah (Foto: AP)
A
A
A

BANGUI – Pasukan penjaga perdamaian menyelamatkan warga Muslim di Republik Afrika Tengah. Warga Muslim diserang karena dianggap bagian dari pemberontak.
 
Seperti dilansir Guardian, Jumat (13/12/2013), pemberontak Seleka yang sebagian besar anggotanya Muslim menggulingkan pemerintahan Presiden Francois Bozize pada Maret. Pemimpin Seleka, Michel Djotodia, menggantikan Bozize sebagai kepala negara.
 
Aksi Seleka tidak diterima mayoritas warga Republik Afrika Tengah yang beragama Kristen. Kondisi itu memicu terjadinya konflik sektarian.
 
Kelompok perusuh menyerang warga Muslim yang mengungsi di sebuah gereja di Kota Bangui pada Kamis, 12 Desember 2013. Serangan tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian kekerasan di Bangui yang telah menelan 500 korban jiwa sejak pekan lalu.
 
Aksi perusuh berhasil dihentikan pasukan yang berjaga di sekitar gereja. Kesal dihalangi, perusuh melempari tentara dengan batu yang dibalas dengan tembakan peringatan.
 
Sebagian besar pasukan penjaga perdamaian di Republik Afrika Tengah berasal dari Negara-Negara Afrika. Selain itu, Prancis juga mengirim sekira 1.600 tentaranya.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement