JAKARTA - Jurusan Biologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meningkatkan akreditasi mereka. Predikat B yang melekat pada September lalu, kini berganti menjadi A.
Pencapaian tersebut membuat Kepala Jurusan (Kajur) Biologi ITS Maya Shovitri merasa sangat senang. Pasalnya, pada visitasi September 2013, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) hanya memberikan poin 356 dan meraih predikat B.
Ketika itu, Maya pun mengajukan kepada BAN PT untuk melakukan surveilen alias visitasi ulang. Pasalnya, hanya kurang lima poin saja Jurusan Biologi sudah termasuk kategori akreditasi A. Permintaan visitasi ulang itu pun disetujui. Sebanyak 20 parameter yang diajukan untuk dinilai ulang pun berhasil diterima dan ditinjau ulang oleh BAN PT pada Desember 2013.
"Alhamdulillah setelah visitasi ulang, Jurusan Biologi mendapat nilai 365. Perubahan ini merupakan buah pencapaian bersama dari kinerja civitas academica jurusan," tutur Maya, seperti dikutip dari ITS Online, Senin (24/2/2014).
Maya menjelaskan, terdapat 100 parameter prinsip penilaian BAN PT. Ratusan parameter tersebut digolongkan dalam tujuh standar yang meliputi visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian.
"Konsistensi Jurusan Biologi dalam mengemban visi, misi dan tujuan pun juga menyumbang banyak poin. Konsistensi ini tercermin dari judul penelitian, pengabdian masyarakat dan kerjasama," ungkapnya.
Standar kedua, kata Maya, adalah tata pamong, kepemimpinan sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu. Kemudian standar ketiga, yakni mahasiswa dan lulusan. Dia menambahkan, awalnya mahasiswa yang lulus tepat waktu hanya 20 persen kemudian naik menjadi 50 persen pada 2013.
"Faktor keempat yakni sumber daya manusia. Tercatat sejak tahun lalu dosen lulusan doktor yang sebelumnya hanya dua orang bertambah menjadi lima orang. Tidak hanya itu, jumlah penelitian dari para dosen yang berhasil didanai dan masuk publikasi internasional pun meningkat secara signifikan," papar Maya.
Poin kelima meliputi kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik. Hal yang mendukung poin penilaian faktor tersebut ialah proposal PKM mahasiswa yang berhasil didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) serta jumlah mahasiswa yang mendapatkan beasiswa.
Dua faktor terakhir, lanjutnya, berupa pembiayaan, sarana prasarana, dan sistem informasi, serta penelitian, pelayanan atau pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama. Maya menyadari, predikat tersebut hanya berlaku selama lima tahun ke depan sejak ditetapkan oleh BAN PT.
"Karenanya, tantangan bagi jurusannya saat ini adalah untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas manajemen jurusan untuk menjaga konsistensi akreditasi. Minimal ada peningkatan poin pada tujuh standar BAN PT di atas," urainya.
Menurut Maya, dengan hadirnya predikat A turut melecut harapan Jurusan Biologi ITS untuk menyelenggarakan program studi S-2 dan kerjasama tingkat nasional maupun internasional. Tidak hanya itu, dia juga berharap, peningkatan bisa terjadi dalam kerja sama bidang pendidikan berupa beasiswa, penelitian, dan pengabdian terhadap masyarakat dapat ditingkatkan.
"Sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi mahasiswa maupun masyarakat Indonesia secara luas," tutup Maya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.