JAKARTA- Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha mengatakan, pembentukan Grup D Paspampres bukan untuk kepentingan SBY setelah lengser. Pemekaran grup Paspampres sudah direncanakan sejak lama.
"Usulan inikan sudah bukan baru, ini (dibahas) sudah beberapa tahun lalu untuk membentuk grup D. Namun, dalam finalisasinya baru pada akhir tahun lalu," kata Julian di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/3/2014).
Sebelumnya, Paspampres hanya ada Grup A, B, dan C. Grup A bertugas mengamankan presiden dan keluarga, Grup B bertugas mengamankan wakil presiden dan keluarga, Grup C bertugas mengamankan tamu negara.
Sedangkan Grup D, menurut Julian, dibentuk untuk mengamankan mantan presiden dan mantan wakil presiden, tidak hanya Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono, tapi juga mantan presiden dan wakil presiden sebelumnya.
"Pembentukan ini sudah ada payung hukumnya yakni Peraturan Pemerintah (PP). Tugas yang diberikan Paspampres adalah pengamanan fisik, fokusnya ke sana," terangnya.
Julian mengaku sudah mendapat penjelasan Danjen Paspampres, Mayjen Doni Munardo pemekaran grup Paspampres tidak merekrut personel baru. "Paspampres menata kembali personelnya dan dioptimalkan saja," tutup Julian.
(Tri Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.