PROBOLINGGO - Penemuan ular piton sepanjang tiga meter di sungai membuat geger warga Desa Patokan, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Reptil tersebut diyakini sering memangsa ternak warga.
Keberadaan ular tersebut pertama kali diketahui oleh Sudiono, warga desa setempat, pagi tadi. Sudiono saat itu hendak buang air besar (BAB) di sungai kecil yang tak jauh dari kediamannya.
Menyaksikan ular tersebut, Sudiono kaget dan berteriak sehingga mengundang warga sekitar datang. Mendengar teriakan berkali-kali, warga beramai-ramai mendatangai sumber suara.
Ular tak menujukkan tanda-tanda buas saat ditangkap. Diduga, ular tersebut dalam kondisi kenyang setelah memangsa ternak warga. “Sejak sepekan ini memang banyak yang mengadu ternaknya hilang. Ada saja seperi ayam, itik, dan kelici,” ujar Sudiono di lokasi, Rabu (5/3/2014).
Sudiono menuturkan, penemuan ular sering kali terjadi di desanya. Hampir di setiap musim hujan atau menjelang musim kemarau, ada saja warga yang menemukan ular. “Kemungkinan ular keluar dari hutan Gunung Bromo untuk mencari mangsa dan terseret arus sungai,” tambahnya.
Ular paling besar ditemukan warga sekitar dua tahun lalu, yang memiliki panjangnya hingga lima meter. Ular yang ditemukan rencananya dijual ke pasar hewan atau ke warga yang ingin membeli. “Uang hasil penjualan biasanya untuk keperluan warga desa juga, misalnya perbaikan musala,” tutupnya.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.