Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Siswa Jepang "Jajah" Sekolah Menengah di Indonesia

Rachmad Faisal Harahap , Jurnalis-Selasa, 25 Maret 2014 |17:13 WIB
Siswa Jepang
Pelajar SMA di Jepang sambangi Indonesia. (Foto: Faisal Harahap/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sebanyak 74 pelajar SMA dari Jepang telah mengunjungi sekolah-sekolah SMA negeri di Jakarta. Kunjungan mereka dalam rangka program pertukaran pemuda, JENESYS 2.0.

Sudah puas "menjajah" sekolah menengah di Indonesia, mereka pun melaporkan dan mempresentasikan hasil kunjungannya yang dilakukan selama sekira satu minggu itu.

Menurut Coordinator Japan International Cooperation Center, Toshihide Ochiai, program JENESYS 2.0 tersebut merupakan sebuah program pertukaran pemuda dengan negara-negara di Asia Pasifik berskala 30 ribu orang sebagai kelanjutan dari progam JENESYS pertama atau sebelumnya yang telah dilaksanakan sejak 2007.

Demikian disampaikan dia dalam acara Program JENESYS 2.0 "Program Pengiriman Siswa SMA Jepang ke Indonesia" di Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang, Jakarta Pusat, Selasa (25/3/2014).

"Tujuan program ini yaitu saling memperdalam kebudayaan antara siswa SMA dan mahasiswa Jepang dengan Indonesia. Jadi ada dua macam, yaitu kita menerima dari luar negeri ke Jepang dan mengirimkan delegasi termasuk siswa SMA dan mahasiswa Jepang kita kirim ke Indonesia, serta programnya hampir sama dengan program yang sedang berjalan ini," ujarnya saat berbincang kepada Okezone.

Ke-74 siswa SMA Jepang tersebut sudah berada di Indonesia sejak 18 Maret 2014. Tepat hari ini, merupakan hari terakhir bagi mereka untuk meninggalkan Indonesia.

"Untuk program kali ini ada 75 siswa dan satu siswa batal jadi 74 dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu Grup A yang terdiri dari 25 siswa dari Hokkaido Sapporo Intercultural and Technological High School, Grup B terdiri dari 25 siswa dari Chiba Kokubun Senior High School, dan Group C terdiri dari 24 siswa dari Hyogo International High School, Kobe," bebernya.

Masing-masing dari mereka pun mengunjungi ke beberapa sekolah di Jakarta yang berbeda-beda, grup A pada Rabu, 19 Maret mengunjungi SMA Negeri 28, grup B mengunjungi SMAN 8, dan grup C mengunjungi SMAN 78. Sedangkan pada Kamis, 20 Maret, grup A mengunjungi SMAN 77, grup B mengunjungi SMAN 112, dan grup C mengunjungi SMAN 2.

"Pada Jumat 21 Maret, kegiatan grup C mengunjungi perusahan-perusahaan Jepang seperti pembangunan jalan tol di Tanjung Priok dan pembangkit listrik. Sabtu, 22 Maret kita mengantar para siswa grup C untuk home stay atau menginap selama satu hari di rumah keluarga para siswa SMAN 2, begitu pun juga dengan rombongan home stay grup B. Sedangkan rombongan grup A hanya home visit saja," jelasnya.

Sekadar informasi, para siswa Jepang menyempatkan diri bertandang ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Monumen Nasional (Monas) dan melakukan workshop untuk mempersiapkan presentasi atau laporannya dalam diskusi, yaitu penemuan-penemuan selama di Indonesia, seperti agama, kebudayaan, anak-anak jalanan dan mereka membuat satu tema di setiap masing-masing kelompok.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement