Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bus Rombongan Nelayan Terguling di Gunungkidul, 1 Orang Tewas

Markus Yuwono , Jurnalis-Jum'at, 18 April 2014 |12:22 WIB
Bus Rombongan Nelayan Terguling di Gunungkidul, 1 Orang Tewas
Kecelakaan tunggal bus pengangkut nelayan di Gunungkidul (Markus Y/Okezone)
A
A
A

GUNUNGKIDUL - Sebuah minibus sarat penumpang asal Pekalongan, Jateng, terbalik di tanjakan Pok Cucak, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, DIY pagi tadi. Kecelakaan tunggal itu menyebabkan satu orang penumpang tewas dan lima orang luka. Sementara sopir bus dan kernetnya melarikan diri.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebuah microbus, Euro 3 G 1578 AC yang mengangkut rombongan nelayan asal Pekalongan menuju Pacitan untuk melaut. Rombongan berjumlah 27 orang tersebut berangkat dari Pekalongan sekitar pukul 20.00 WIB.

Sesampainya di tanjakkan Pok Cucak jalur Wonosari-Pracimantoro, mesin kendaraan tiba-tiba mati diduga lantaran telat memindah persneling. Bus langsung mundur dan menabrak tebing kemugian terguling.

Badan bus ringsek dan nahas bagi Suminto warga Desa Blimbing Wuluh, Kecamatan Sragi, Pekalongan yang duduk di belakang. Badannya terhimpit ban bus dan ia tewas di lokasi kejadian.

"Bus tiba-tiba mundur dan menabrak tebing kemudian terguling," ujar Hardiyono (40), salah satu korban selamat di lokasi, Jumat (18/4/2014).

Dia menceritakan, setelah terguling para penumpang panik karena bus mengeluarkan asap tebal. Penumpang lalu memecahkan kaca depan bus untuk keluar. "Setelah dihitung penumpangnya kurang satu, dan Suminto ditemukan sudah tewas," imbuhnya.

Jenazah Sumito bisa dievakuasi setelah petugas kepolisian mendatangkan kendaraan crane. Korban langsung dibawa ke RSUD Wonosari. Sementara penumpang luka yakni Suwadi, Sapar, Sinang, Musa, dan Tasbani juga menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.

Kanit Laka Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Solecan, mengatakan, penyebab kecelakaan karena sopir belum tahu medan. Sopir truk dan kernet pun melarikan diri setelah kejadian itu diduga lantaran takut dimassa.

"Diduga sopir belum tahu medan yang berbukit. Saat ini sopir dan kernet bus masih dirumah warga , namun belum diketahui lokasinya," terangnya.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement