DHAKA - Polisi Bangladesh tengah memburu pemilik kapal feri Bangladesh MV Pinak yang terbalik pada 4 Agustus 2014. Pemilik kapal dituduh melakukan kelalaian sehingga kapal kelebihan muatan dan mereka juga dituduh melakukan operasi yang tidak sah.
Melansir dari Washington Post, Rabu(6/8/2014), pihak kepolisian setempat sedang mencari pemilik feri dan lima orang pekerja lainnya.
Sebelumnya Menteri Perkapalan Shajahan Khan mengatakan, Kapal Feri MV Pinak ini hanya mampu membawa 85 penumpang. Namun, saat insiden itu terjadi kapal diketahui membawa sekira 200 penumpang.
Sehingga Khan menganggap bahwa bencana ini tidak seharusnya terjadi. Sejauh ini pihak berwenang setempat telah memperkirakan 125 orang tewas. Sementara 44 orang berhasil diselamatkan.
Seperti diketahui, terbaliknya MV Pinak disebabkan cuaca buruk. Namun, situasi ini diperparah dengan kondisi kapal yang kelebihan muatan.
Kecelakaan seperti ini umum terjadi di Bangladesh. Mengingat standar keselamatan yang dimiliki cukup buruk dan juga banyaknya kapal kerap membawa muatan yang berlebih.
Sekadar informasi, kecelakaan yang sama juga pernah terjadi di lokasi Distrik Mungshiganj pada Mei 2014. Setidaknya sebanyak 50 orang pun dilaporkan tewas dalam insiden itu. (ang)
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.