MAGETAN – Seorang pria paruh baya di Magetan, Jawa Timur dipasung oleh keluarganya di belakang rumah, tepat di dekat kandang sapi. Pemuda tersebut mengalami depresi setelah kehilangan pekerjaan sekira 15 tahun lalu.
Pemasungan itu membuat Jumari (39) tak bisa leluasa begerak, karena panjang rantai besi yang dipasang di kaki kirinya hanya tiga meter. Bau kotoran sapi juga terasa dari tempat Jumari dipasung.
Senin, ayah Jumari, mengaku sebenarnya tidak tega memasung anaknya. Namun, lantaran Jumari sering mengamuk, keluarga memutuskan untuk memasungnya di belakang rumah di Desa Mategal, Kecamatan Parang.
“Kalau enggak dipasung, Jumari merusak barang-barang di rumah. Dia juga mau merusak barang-barang tetangga,” ujar Senin dalam bahasa Jawa, Selasa (9/9/2014).
Menurutnya, Jumari depresi sejak kehilangan pekerjaan 15 tahun lalu. Keluarga sebenarnya sudah membawa ke sejumlah rumah sakit, namun Jumari tak kunjung sembuh.
“Pengobatannya menghabiskan biaya puluhan juta. Kami sudah menjual tanah, ternak, tapi dia belum sembuh juga,” tambahnya.
Sementara menurut warga sekitar, beberapa waktu lalu petugas Pemkab mendatangi rumah keluarga Jumari. Katanya akan memberi bantuan, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya.
“Empat pekan lalu petugas pemkab datang melakukan pendataan, tapi sampai sekarang bantuannya belum datang,” kata Dinfik, tetangga keluarga Jamhari.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.