JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengancam akan keluar dari Partai Gerindra tempatnya bernaung jika Pilkada dilakukan melalui mekanisme DPRD.
Dia menyebut sikap yang ditunjukkan partainya sudah tidak lagi sesuai dengan sikap semula, sewaktu dirinya pertama kali bergabung dengan partai besutan Prabowo Subianto itu.
“Kalau sudah tidak sesuai, ya keluar dong,” tegas Ahok di kantor Balai Kota, Jakarta, Selasa (9/9/2014).
Dianggap tidak loyal dengan sikap partai, Ahok menganggap hal tersebut tidak menjadi masalah baginya. Menurutnya hal itu sudah menjadi prinsip pribadinya dalam berpolitik.
Ahok yang saat ini tercatat sebagai Ketua DPP Partai Gerindra ini juga memrotes sikap partainya yang berbeda saat menariknya dari partai Golkar dalam Pilkada 2012 silam.
“Dari awal saya bilang saya enggak pernah loyal sama partai yang tidak sesuai dengan konstitusi. Kalau Gerindra punya pandangan konstitusi tentang pilkada lewat DPRD, kenapa waktu menarik saya dari Golkar mengatakan kita perjuangkan pilihan rakyat?,” keluh mantan Bupati Belitung Timur ini.
Ahok mengaku akan menunggu keputusan RUU Pilkada yang bakal disahkan pada 25 September nanti.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.