Share

Imbas Insiden Tabrak Lari, Jalan MT Haryono Macet Parah

Isnaini, Okezone · Kamis 11 September 2014 17:54 WIB
https: img.okezone.com content 2014 09 11 500 1037738 poqwrCwXi5.jpg Jalan MT Haryono macet parah (Foto: Isnaini/Okezone)

JAKARTA - Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi macet parah.

Jalan yang kerap dipadati kendaraan pada jam pulang kerja ini bertambah parah akibat banyaknya pengguna jalan yang berhenti di lokasi.  

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Para pengendara baik roda tiga maupun roda empat melambatkan laju kendaraannya untuk menonton proses evakuasi jasad korban. Jasad korban yang sebelumnya dipindahkan ke trotoar sisi jalan itu menarik perhatian pengguna jalan.

Tak sedikit pengendara berhenti dan memarkirkan kendaraannya di sisi jalan hingga membuat kemacetan bertambah semraut.

Pantauan di lokasi, beberapa petugas kepolisian yang tiba di lokasi berusaha mengatur arus lalu lintas. Para pengendara yang hendak berhenti di lokasi, langsung diperintahkan untuk segera melanjutkan perjalanan.

Petugas keamanan Gedung Indomobil, di mana lokasi persis di depannya, juga membantu petugas kepolisian mengatur lalu lintas.

Sebuah mobil ambulans dari Jasa Raharja tiba di lokasi kejadian 30 menit kemudian karena terjebak kemacetan. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi korban masih berlangsung.

 

Diketahui, seorang pengendara motor menjadi korban tabrak lari di depan Gedung Indomobil atau tepatnya di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Kamis sore sekira pukul 17.00 WIB. Korban yang diketahui bernama Muhamad Rivaldo (20) itu tewas seketika akibat luka berat di bagian kepala.

Saat kejadian korban yang beralamat di Jalan Otista III Dalam RT 05/01 Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur itu tengah melajukan kendaraannya di Jalur Transjakarta.

Tepat di lokasi, korban mengarahkan motor Honda Revo B 3946 SMV ke arah jalur normal dengan menerobos separator bus Transjakarta. Saat bersamaan, bus Mayasari Bakti yang berada di jalur normal menabraknya dari belakang. 

Korban pun langsung terpelanting dan terseret sejauh kurang lebih 50 meter. Menurut Dedhy, mobil Mayasari Bakti langsung tancap gas meninggalkan korban. Belum diketahui, identitas dari bus tersebut.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini