Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pria Berpisau Ancam Sebuah Madrasah di Australia

Fajar Nugraha , Jurnalis-Jum'at, 26 September 2014 |16:31 WIB
Pria Berpisau Ancam Sebuah Madrasah di Australia
Pria Berpisau Ancam di Madrasah di Australia (Foto: ABC Australia)
A
A
A

MINTO - Insiden rasisme anti-Islam masih terus terjadi di Australia. Kali ini, seorang pria yang bersenjatakan pisau mengancam sebuah sekolah Islam di Sidney.

Orangtua dari siswa di Sydney Islamic college mengatakan, mereka khawatir atas keselamatan anaknya, akibat ulah pria tidak dikenal itu. Pria itu diketahui tiba-tiba saja masuk ke dalam lingkungan sekolah dan menebarkan ancaman pada Kamis 25 September 2014.

Petugas kepolisian tidak mengetahui apa ucapan ancaman yang dilakukan pria itu. Namun juru bicara Islamophobia Register Australia Mariam Veiszadeh mengatakan, orangtua dari siswa menyebutkan, pria itu bertanya apakah sekolah tersebut adalah sekolah Muslim atau tidak.

"Baru pada tahap tersebut, pelaku itu melanjutkan ancamannya. Dia mengeluarkan ancaman secara verbal, berteriak dan berkata tidak jelas," ujar Vieszadeh, seperti dikutip ABC Australia, Jumat (26/9/2014).

Ketika kejadian berlangsung, siswa dan guru berada di sekolah. Siswa yang melihat kejadian tersebut pun langsur lari ke masjid setempat dan berlindung dari ancaman aksi kekerasan.

Pihak kepolisian pun tidak dapat mencari tahu apa isi ancaman dari pria tersebut. "Kami hanya diberi tahu bahwa pelaku memasuki wilayah sekolah dengan menggunakan pisau." ujar Inspektur Robert Monaghan.

"Pria itu sempat berbicara dengan seorang staf perempuan di lokasi kejadian kemudian pergi dan terlihat di sekitar Kitson Road. Saat kami melakukan pencarian, hasilnya nihil," imbuhnya.

Tindakan yang menyasar warga Muslim di Australia makin kerap terjadi. Sebelumnya pada Rabu 24 September 2014, sebuah masjid komunitas Indonesia dirusak oleh orang tidak dikenal.

Pada dinding masjid terdapat coretan yang bernada kasar. Kata-kata seperti "die" dan "Muslims are evil and have no respect for our ways", tampak dalam tembok masjid yang berada di wilayah Rocklea itu.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement