Gatot melihat, kondisi bangsa Indonesia saat ini dalam keadaan aman dan terkendali. Terlebih, pasca-pesta demokrasi pemilihan Presiden dan pemilihan anggota legislatif beberapa waktu lalu tidak muncul gejolak di masyarakat.
"Pemilu dan pergantian presiden kemarin telah berlangsung dengan damai, tidak ada gejolak di masyarakat," kata pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah, 13 Maret 1960 itu.
Gatot juga meminta agar purnawirawan bergerilya melawan 'invisible hand' dari pihak asing yang ingin mengusai Indonesia. "Banyak tangan-tangan tidak terlihat ingin menguasai Indonesia, kita harus lawan dengan semangat persatuan," katanya.
Dia memberi contah anak-anak muda sudah banyak yang melupakan tradisi dan perjuangan pejuang-pejuang terdahulu. Sikap acuh dan individualistik mencerminkan semangat persatuan bangsa.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menyampaikan, sarasehan itu merupakan salah satu dari rangkaian beberapa acara dalam menyambut hari Pahlawan, 10 November.