"Saya sudah katakan kalau politisi jadi Jaksa Agung tidak akan pernah penegakan hukum berjalan baik," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/11/2014).
Muslim mencurigai bila penunjukkan seorang politikus ini bermuatan kepentingan tertentu, misalnya jika ada keluarga ataupun kerabatnya terjerat kasus hukum, dipastikan ia tidak akan berlaku adil.
"Saya berprinsip kalau politisi jadi Jaksa Agung peradilan tidak akan baik. Misal kalau saya jadi Presiden dan orang saya jadi Jaksa Agung, pasti orang saya itu akan mengikuti (kemauan) saya, dan tidak akan fair," tegasnya.
Dia menegaskan, HM Prasetyo tidak akan bertindak netral dalam penegakkan hukum, apalagi politikus tersebut berada dilingkaran kekuasaan.
"Sampai kapanpun tidak akan netral, sampai kiamat tidak akan netral," pungkasnya.
(Misbahol Munir)