Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sapta Darma, Aliran Kepercayaan yang Ditolak Warga

Mustholih , Jurnalis-Rabu, 10 Desember 2014 |09:41 WIB
Sapta Darma, Aliran Kepercayaan yang Ditolak Warga
Sapta Darma, Aliran Kepercayaan yang Ditolak Warga (Foto: Okezone)
A
A
A

SEMARANG - Aliran Kepercayaan Sapta Darma menjadi perbincangan setelah Daodah, salah seorang pengikutnya di Kabupaten Brebes, meninggal dunia namun jenazahnya ditolak warga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) setempat.

Jenazah Daodah sempat telantar selama 12 jam sebelum akhirnya dikebumikan di pekarangan rumahnya di Desa Siandong RT 01 RW 04 Kecamatan Larangan, Brebes.

Tetua Yayasan Sapta Darma, Charlim, menjelaskan, ajaran Sapta Darma lahir di Kediri pada 1952 oleh Harjo Sabdoyo. Charlim menyatakan Sapta Darma secara harfiah berarti tujuh perbuatan baik.

"Sapta Darma itu kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa," kata Charlim saat dihubungi Okezone, Rabu (10/12/2014).

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement