JAKARTA - Demi stabilnya anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok merumahkan 12 pemandu bus wisata untuk Jakarta City Tour.
Meski demikian, Ahok mengklaim pemecatan itu tak berarti dirinya akan menghentikan proses operasi sarana transportasi wisata yang digemari berbagai kalangan di Ibu Kota itu.
"Bus City Tour tak diberhentikan, jangan salah paham. Untuk masalah pemandu wisata ini lucu, jumlahnya sekira 12 orang dan mereka baru diuji coba," ungkap Ahok di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (7/12/2015).

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan, 12 pemandu wisata tersebut direkrut sebagai tenaga kontrak di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta. Rupanya, Ahok tidak ingin memperpanjang masa tugas mereka.
"Pemandu wisata bagian dari dinas pariwisata yang lagi promosi dan itu ada kontraknya," tegas Ahok.
Seperti diketahui, sejak 5 Januari 2015, Bus Jakarta City Tour tidak lagi memakai jasa pemandu wisata. Kebijakan ini diputuskan ketika layanan wisata tersebut belum genap beroperasi selama setahun.
(fid)
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.