Tri tidak mengatakan lebih jauh soal bagaimana Dahyar bisa dibunuh. Namun lajut dia, M pada malam kejadian memang mendatangi kakaknya yang berada di bengkel. Pelaku, kata Tri, menghabisi nyawa kakanya dengan menggunakan senjata tajam jenis badik. Setelah Dahyar tersungkur bersimbah darah M kemudian kabur.
"Ya, tersangka memang sudah menyiapkan senjata tajam yang dia bawa sendiri. Perbuatan tersangka ini sudah direncanakan. Untuk itu tersangka akan dikenai pasal berlapis untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya,"tegas Tri.
Sebelumnya seorang Pemilik bengkel motor, Dahyar ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan di dalam bengkel miliknya di Kampung Cikukulu RT 19/10 Desa Slaawi, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta.
Korban diduga kuat dibunuh, karena pada tubuhnya terdapat luka-luka yang diduga bekas sabetan senjata tajam. Seperti luka pada leher, kepala, dan badannya. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tergeletak bersimbah darah oleh istrinya Yani (43), bersama anak perempuanyanya Siti Astuti (23), sekira pukul 04.00 WIB.
(Fiddy Anggriawan )