Sehingga, menurut Lenny, inilah alasan pemerintah dan mengapa di negara-negara maju pajak dapat mencapai 40-50% karena pemerintah mengelola pendapatan negara untuk kembali dapat dinikmati rakyat melalui fasilitas umum dan program pemerataan sosial dan kesehatan.
“Namun ada prasyarat agar mekanisme ini berhasil yaitu tata kelola yang bersih, akuntabel dan transparan. Jika prasyarat ini tidak ada, maka kebijakan ini hanya akan dilihat sebagai cara tercepat untuk mendapatkan dana,” tandasnya.
Jika prasyarat ini dipenuhi, lanjut Lenny, maka kebijakan ini dapat dilihat sebagai komitmen politik yang berbasis pemerataan sosial. Apabila, program Indonesia Sehat dan Pintar benar-benar berjalan dan seluruh rakyat Indonesia dapat merasakan manfaatnya.
“Terlepas dari ketidaksempurnaan, maka dapat dikatakan Jokowi-JK menjaga komitmen politiknya kepada rakyat dan inilah yang ditunggu dan harus dibuktikan oleh pemerintahan Jokowi-JK,” kata Lenny.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.