JAKARTA - Kepala Bagian Penerangan Umum Humas Mabes Polri, Kombes Pol Rikwanto, mengungkapkan, teroris yang tewas dalam baku tembak di Pegunungan Sakina Jaya, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, siang kemarin, diduga Daeng Koro.
Dikatakan Rikwanto, Daeng Koro merupakan salah satu aktor penting dari kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso yang selama ini menjadi sasaran operasi kepolisian.
Daeng Koro, merupakan salah satu teroris yang selama ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Berikut rekam jejak teror Daeng Koro:
1. Sebagai pelatih dan ketua pelaksana beberapa kegiatan tadrib asykari yang dilaksanakan di daerah Tuturuga, Kabupaten Morowali, tadrib di Sulbar, tadrib di Mambi serta kegiatan tadrib yang dilaksanakan di Gunung Tamanjeka, Poso;
2. Sebagai aktor intelektual dalam pembunuhan Briptu Andi Sapa dan Brigadir Sudirman di Tamanjeka;
3. Pelaku penghadangan dan penembakan anggota Brimob di Kalora;
4. Sebagai perakit dan eksekutor bom pantangolemba;
5. Kontak senjata dgn anggota di kepolisian di Gunung Gayatri, Desa Maranda, Poso;
6. Pengadaan senjata yang saat ini menjadi senjata inventaris MIT;
7. Sebagai penghubung antara kelompok MIT dengan kelompok Makasar;
8. Sebagai ahli strategi bagi pergerakan kelompok MIT;
9. Aktor intelektual dalam penembakan warga di Desa Masani;
Seperti diberitakan sebelumnya, Rikwanto mengatakan akan melakukan serangkaian tes DNA untuk mengungkap satu teroris yang tewas dalam baku tembak di Pegunungan Sakina Jaya, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, siang kemarin.
"Untuk teroris yang ditembak di Parigi, diduga kuat adalah Daeng Koro, namun untuk memastikannya terlebih dahulu dilakukan tes DNA," kata Rikwanto.
(Susi Fatimah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.