Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Komunitas The True Crime Community Tumbuh Sporadis, Kumpulkan Anak dengan Kriteria Ini

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Kamis, 08 Januari 2026 |03:01 WIB
Komunitas The True Crime Community Tumbuh Sporadis, Kumpulkan Anak dengan Kriteria Ini
Densus 88 ungkap komunitas The True Crime Community (Foto: Jonathan S/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap komunitas The True Crime Community tumbuh secara sporadis. Komunitas itu memaparkan paham ekstremisme kekerasan terhadap 70 anak Indonesia. 

"Komunitas ini tidak didirikan oleh tokoh pendiri, organisasi, maupun institusi. Dia tumbuh secara sporadis seiring dengan media digital," ungkap Juru Bicara Densus 88 Antiteror, Kombes Mayndra Eka Wardhana, Rabu (7/1/2026).

Mayndra menjelaskan dalam komunitas itu berkumpul orang-orang dengan minat yang sama. Dari hasil identifikasi, minat itu berkaitan dengan kekerasan, sensasionalisme media, dan ruang digital transnasional.

"Yang merupakan pertemuan antara minat seseorang dengan kekerasan, sensasionalisme media, dan ruang digital transnasional," sambung dia.

Mayndra menjelaskan, beberapa orang yang tergabung dalam komunitas ini bahkan terdeteksi sudah melakukan aksi nyata kekerasan. Mayndra memaparkan sejumlah aksi, misalnya Robin Westman (23) yang melakukan penembakan di rumah ibadah Gereja Katolik di Amerika.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement