“Tapi ada juga yang sudah langganan biasanya bawa mereka (PSK) ke luar. Tarifnya tentu beda, Rp300ribu itu untuk dua jam,” bebernya.
Menurutnya, selain menyewa rumah untuk menyamarkan bisnisnya tersebut, dia pun rutin membayar uang keamanan kepada oknum warga yang dianggapnya paling memegang kekuasan di tempat tersebut.
“Selama ini warga tidak tahu kalau di tempatnya ada seperti ini (prostitusi). Pokoknya saya terima beres saja. Saja bayar keamanan Rp75 ribu/hari ke koordinator keamanan di sana,” ungkapnya.
Kini dia beserta lima orang lain yang berprofesi serupa telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka kini ditahan di Rutan Satreskrim Polrestabes Bandung untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
(Susi Fatimah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.