Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Reshuffle Kabinet Berpotensi Timbulkan Kegaduhan Politik

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Selasa, 05 Mei 2015 |10:24 WIB
<i>Reshuffle</i> Kabinet Berpotensi Timbulkan Kegaduhan Politik
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (dok.Okezone)
A
A
A

Oleh karena itu ia menyarankan, dalam reshuffle nanti, Jokowi tidak mengeluarkan menterinya dari kabinet. Namun, hanya sebatas pergeseran posisi ke kementerian lain.

“Jadi, reshuffle ini bisa dijadikan sebagai evaluasi kinerja. Semua menteri yang tidak cocok di posisinya sudah pas dirotasi,” ucapnya.

Menurut AS Hikam, saat ini bukan waktu yang tepat untuk memberhentikan menteri. Masa enam bulan pemerintahan dinilai sebagai tahap konsolidasi. Setahun kemudian tahap pematangan pemerintahan. Lalu dua tahun berjalan, reshuffle baru tepat dilakukan. Saat itu, kinerja baru bisa dinilai.

“Sekarang bagaimana mau reshuffle. Kementerian Koordinator Maritim saja kekurangan SDM. Kantornya hasil pinjam. Ini kan masih tahap konsolidasi,” pungkasnya.

(Abu Sahma Pane)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

Halaman:
Lihat Semua
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement