Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kehidupan Soeharto Usai Perpisahan Orangtuanya

Prabowo , Jurnalis-Senin, 08 Juni 2015 |13:19 WIB
Kehidupan Soeharto Usai Perpisahan Orangtuanya
Mantan Presiden Soeharto (Foto: Okezone)
A
A
A

YOGYAKARTA - Presiden kedua RI, Soeharto, lahir pada 8 Juni 1921 di desa terpencil yang berada di Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tak lama setelah lahir, kedua orangtua Soeharto yakni ibundanya Sukirah dan ayahandanya Kertosudiro bercerai. Soeharto kecil kemudian diasuh kerabat sang ibu bernama Kromodiryo, karena saat itu Sukirah dalam kondisi sakit-sakitan.

Selama dalam pengasuhan Kromodiryo, ibu dari Soeharto menikah lagi dengan Atmopawiro hingga melahirkan tujuh anak yang tak lain adik-adik Soeharto. Salah satunya adalah Probosutejo, anak ketiga pasangan orangtua Soeharto.

"Semasa kecil, Pak Harto seperti anak-anak lain yang tinggal di kampung. Angon (menggembala) kerbau di sawah, mencari belut, dan bermain pada masanya di perkampungan ini," kata Gatot Nugroho, humas memorial Jenderal Besar HM Soeharto.

Ia mengatakan, tepat di hari lahir Soeharto tidak ada acara khusus untuk memperingati hari lahirnya.

"Kalau di sini enggak ada acara apa-apa, tapi acara peringatan mengenang hari lahir Pak Harto di Cendana (Jakarta) sana," kata Nugroho yang sore nanti menyatakan bakal kedatangan tamu para veteran Amerika Serikat untuk berkunjung.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement