Menurut Naqsabandiyah, Suluak mereka tidak sama dengan Suluak yang diajarkan Muhammadiyah. Dalam Suluak Naqsabandiyah, tiga ajaran intinya adalah Islam, iman, dan ikhsan, ibaratnya three in one.
“Islam adalah landasan agama, imam merupakan rukun dalam agama Islam, dan ikshan artinya seolah-olah tampak Tuhan dan mendekatkan diri kepada diri-Nya,” terang Imron.
Sebenarnya ritual berzikir itu bisa dilakukan pada bulan-bulan biasa, seperti Rajab, Syakban, dan Zulhijah, namun banyak yang memilih pada Ramadan, alasanya di bulan suci ini pahalanya lebih besar dibanding pada bulan-bulan lain.
“Selama melakukan ritual ini dilarang melakukan aktivitas duniawi, termasuk keluar dari lokasi berzikir yang dilakukan hanya sembahyang, makan dan kembali berzikir,” ujarnya.
Umumnya, ritual ini memang hanya diikuti oleh yang berusia tua. Pasalnya bagi yang berusia muda, mereka masih mengalami menstruasi, dan akan dapat menghalangi mereka dari ibadahnya.
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.