YOGYAKARTA - Gulali, bagi sebagian orang adalah permen yang melegenda. Jajanan nenek dulu, lalu diperkenalkan kepada cucu sekarang.
Seperti tampak di sudut Wisata Kuliner Ramadan Kauman, Yogyakarta, beberapa waktu lalu. Seorang nenek berusia 55 tahun, Harsiah, membeli sejumlah gulali.
Ia mengatakan, gulali adalah jajanannya sewaktu kecil. Maka muncul keinginannya untuk kembali mencicipinya.
Nenek tersebut lalu membeli lagi untuk dibagi kepada cucunya. Setelah itu, ia mengaku terkenang saat membeli gulali dulu.
"Seperti bernostalgia karena ternyata masih ada penjual gulali. Namun dengan bentuk yang lebih menarik lagi. Paling tidak biar cucu-cucu saya ini mengenal juga bahwa ini jajanan neneknya dahulu," ujarnya sembari tersenyum.
Satu-satunya penjual gulali di sudut Wisata Kuliner Ramadan Kauman, Yogyakarta, adalah Mamad Rahmat (45). Saat itu ia sedang sibuk membuat berbagai bentuk menarik dari gulali.
Ramhat sudah lebih dari 30 tahun menjadi penjual gulali keliling di Garut dan Yogyakarta. Tak heran apabila tangannya terampil membentuk karya-karya menarik seperti bunga mawar, keris, dan sepeda motor.
Bahkan yang lebih menarik lagi, ternyata penjual gulali satu ini bisa membuat bentuk pesawat yang cukup menarik bagi para pembeli. Rahmat mengatakan tak pernah belajar secara formal untuk membuat bentuk-bentuk menarik bagi gulalinya.
Mamun karena sudah sangat lama menjadi penjual maka secara tak langsung pengalamanlah yang mengajarkan itu padanya. "Memang paling susah membuat bentuk pesawat ini," ucapnya
Sebuah gulali dijual Rahmat dengan harga Rp 3.000 saja. "Namun untuk bentuk pesawat saya jual Rp 5.000 karena lebih sulit membuatnya dan bentuknya sedikit lebih besar," imbuhnya.
Rahmat selama bulan Ramadhan akan terus berjualan di Kauman yang memang selalu ramai ketika menjelang berbuka puasa. "Biasanya memang di sini (wisata kuliner Ramadhan Kauman) ya dari jam 15.00 WIB sampai Maghrib," katanya.
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.