GOWA - Pratu Aspin Mallobassang, seorang anggota TNI dari satuan Kostrad tewas ditikam dalam penyerangan Orang Tak Dikenal (OTK) yang terjadi Minggu dini hari, (12/7/2015) sekira pukul 01.30 Wita.
Belum ada keterangan resmi secara detil soal perkara ini yang keluar baik dari Polda Sulsel maupun Kodam VII Wirabuana.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Frans Barung Mangera hanya memberi keterangan sangat terbatas. Menurutnya, Kapolda dan Pangdam sudah sepakat untuk mencari pelakunya dan keduanya sudah sepakat untuk menjaga situasi kondusif.
Adapun informasi yang berhasil dihimpun, kejadian penyerangan yang oleh diduga 20 orang itu terjadi sekira pukul 01.30 WITA, di areal parkir lapangan Syeh Yusuf, dekat warung nasi kuning Jalan Masjid Raya, Kelurahan Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel.
Di dekat warung itu, korban Pratu Aspin bertemu rekannya bernama Pratu Rahman Paturahman yang sudah lebih dahulu berada di warung itu.
Tiba-tiba puluhan orang mendekat dan menyerang dua anggota TNI ini. Pratu Aspin Mallobassang dipastikan telah meninggal dunia sementara satunya lagi Pratu Rahman Paturahman, belum diketahui.
Sebelumnya, pada 2 Juli 2015, OTK juga menyerang pos polisi di Bundaran Samata, Kabupaten Gowa. Satu dari tiga polisi anggota Sabhara itu tewas di tempat yakni Brigpol Irfanuddin dan dua lainnya luka-luka.
Di rumah duka saat ini, kediaman orang tuanya, di Jalan Poros Malino - Gowa, di Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, sekira 12 kilometer dari batas Kota Makassar, sudah dipadati pelayat. Mulai dari kerabat, warga setempat hingga anggota TNi dari sesama satuan.
Sejumlah mobil truk bertuliskan Kostrad terparkir di pinggir jalan. Adapun anggota berpakaian dinas juga tampak di lokasi. Rencananya, anggota TNI ini akan dimakamkan di pekuburan umum Dato, Panggentungan.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.