Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ahok Yakin Pengadaan UPS Proyek Siluman

Bayu Septianto , Jurnalis-Rabu, 29 Juli 2015 |16:46 WIB
Ahok Yakin Pengadaan UPS Proyek Siluman
Ahok tiba di Gedung Bareskrim (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan proyek pengadaan 25 paket alat uninterruptible power supply (UPS) dalam APBD-P 2014 merupakan proyek siluman yang digagas DPRD DKI Jakarta.

Hal itu diungkapkan Ahok usai menjalani pemeriksaan selama lima jam dari pukul 10.20 WIB hingga pukul 15.15 WIB sebagai saksi untuk tersangka Alex Usman dalam kasus pengadaan 25 paket alat UPS.

"UPS ini benar-benar tiba-tiba aja muncul. Bukan aspirasi masyarakat juga, usulan musyawarah perencanaan pembangunan juga enggak. Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran Platoform Prioritas Sementara (KUA PPAS) juga enggak ada. Ya gimana," jelas Ahok di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2015).

Pemeriksaan Ahok di Bareskrim

Ahok yang mengaku mendapatkan 21 pertanyaan dari penyidik menilai tak ada kesepakatan dua pihak dalam pengadaan proyek itu.

"Enggak ada. Ya makanya saya kan hanya sebagai saksi, saya hanya ceritakan apa yang saya lihat, dengar dan rasa. Jadi terserah penyelidikan penyidik aja," pungkas Ahok.

Seperti diketahui sejauh ini penyidik telah menetapkan dua tersangka dalam kasus UPS tersebut yaitu Alex Usman dan Zainal Soleman. Namun hanya Alex Usman yang baru ditahan sampai saat ini. Penyidik juga telah memeriksa beberapa saksi dari unsur anggota DPRD DKI Jakarta dan distributor serta menyita barang bukti dari hasil penggeledahan di sejumlah tempat.

(Susi Fatimah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement