JAKARTA - Pemasok narkoba, SF terhadap Reza Cs, dijemput paksa oleh penyidik Direktorat Narkoba, Bareskrim Mabes Polri. Meski sempat mengelak saat didatangi di Lapas Narkotika, Cirebon, Jawa Barat, petugas justru menemukan bungker di dalam sel yang dihuni terpidana narkoba itu.
Tiba di Direktorat Narkoba sekira pukul 18.20 WIB, SF yang mengenakan kaos merah langsung digiring ke ruang Narcotic Investigation Center (NIC).
"Dia dijemput di Lapas Narkotika Cirebon, ditemukan banker penyembunyian dia juga tadi," ujar Direktur Direktorat Narkoba Polri, Brigjen Pol Anjan Pramuka Putra di kantornya, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Senin (3/8/2015).
Anjan menambahkan, di lubang sedalam 60 centimeter itu, terdapat dua telefon genggam serta alat hisap sabu (bong), dan sisa bungkus sabu. Bahkan, sembilan napi lain yang juga menempati kamar tahanan SF, juga mengetahui adanya tempat penyembunyian sebesar 30 centimeter x 30 centimeter yang ditutup tegel.
"Bungkernya disemen ditutup pakai tegel, dia mengaku suplai narkoba untuk pesta narkoba di Bellagio Mansion 22 A milik seorang pengusaha besar, ada dua handphone yang kita temukan," imbuhnya.
SF digelandang ke Jakarta untuk penyidikan kasus sindikat sabu yang melibatkan cucu mantan Menko Ekuin era Presiden Suharto, Radius Prawiro, Reza Alexander Prawiro.
Seperti diberitakan, Direktorat IV Narkoba Bareskrim Mabes Polri menggerebek apartemen di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
Pada penggerebekan itu, polisi mendapati Reza Alexander Prawiro bersama dua rekannya yakni Rubi dan Armada tengah menggelar pesta narkoba. Selain itu, polisi telah menyita beberapa barang bukti seperti lima pistol, 58 gram sabu, 12 gram ganja, dan alat hisap sabu bermotif pistol. (awl)
(Susi Fatimah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.