Polisi Bolehkan Moge Terabas Lampu Merah

Prabowo, Okezone · Minggu 16 Agustus 2015 23:36 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 16 510 1197290 polisi-bolehkan-moge-terabas-lampu-merah-r3HQtGfEKv.jpg Motor Gede (Moge) (Foto: SINDO)

SLEMAN – Tidak sedikit pengendara motor gede (moge) yang nakal, nekat menerobos lampu lalu lintas saat menyala merah, meski pengendara lain berhenti. Tapi hal ini justru diperbolehkan pihak kepolisian, asalkan dalam kondisi pengawalan disertai prosedur perizinan

"Selama ada pengawalan dari kepolisian, menerabas lampu merah tidak apa-apa. Karena sudah ada aturannya," kata Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti, Minggu (16/8/2015).

Dia mengaku, pengawalan tidak selalu harus pejabat negara saat melintas di jalan raya. Iring-iringan moge yang sudah mengajukan izin dan mendapat pengawalan juga dapat menerobos lampu merah.

Tak hanya moge, konvoi kendaran lain yang melakukan perjalanan dengan pengawalan pihak kepolisian, tetap mendapat prioritas jalan terus meski lampu traffic light menyala merah.

Meski demikian, menerobos lampu merah tidak boleh sembarangan. Artinya, pengendara yang berada di belakang pengawalan pihak kepolisian tetap harus memperhatikan keselamatan, baik pengendara itu sendiri maupun pengendara atau pengemudi lain.

Polisi sudah memberikan izin pengawalan untuk acara konvoi moge di Yogyakarta. Sudah menjadi tanggung jawab pihak kepolisian untuk memberi permintaan sesuai aturan yang berlaku.

"Panitia meminta izin pengawalan, kita penuhi sesuai atuaran yang ada. Kita lakukan pengawalan saat mereka (moge) melakukan konvoi," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Yogyakarta, Gatot Kurniawan meminta pengertian bagi penguna jalan, baik pengendara motor atau pengemudi mobil untuk memahami adanya kegiatan selama empat hari di Yogyakarta dalam memperingati HUT RI ke-70.

Permohonan maaf juga disampaikan jika dengan adanya konvoi menimbulkan kebisingan dengan suara knalpot moge yang menggelegar. Dia menyebut ada 4.000 moge dari berbagai wilayah bertandang ke Yogyakarta.

"Karena banyak peserta konvoi, kami mohon pengertian dan kerjasamanya dari seluruh lapisan masyarakat di Yogya, khususnya para pengguna jalan dengan adanya konvoi," ujarnya.

Demi kelancaran beragam agenda, pihak panitia sudah menggandeng kepolisian setempat (Polda DIY) untuk pengamanan, termasuk saat konvoi berlangsung dengan pengawalan dari kepolisian.

Sabtu, 15 Agustus 2015 sore kemarin, ada insiden “pencegatan” saat konvoi dilakukan. Pencegatan dilakukan oleh pesepeda onthel yang merasa terganggu dengan aktivitas moge yang dinilai melanggar aturan dengan menerabas lampu merah.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini