Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ahok Takkan Bongkar Makam Keramat di Kampung Pulo

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Jum'at, 21 Agustus 2015 |11:55 WIB
Ahok Takkan Bongkar Makam Keramat di Kampung Pulo
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan takkan melakukan pembongkaran terhadap sejumlah makam dan musala yang berada di Kampung Pulo, Jakarta Timur.

Terkait kabar makam keramat itu akan dibongkar, Ahok menyebut isu tersebut diembuskan oknum-oknum yang tidak menginginkan adanya penggusuran.

"Makam itu soal isu saja. Isu orang-orang munafik saja. Mana mungkin sih kita bongkar-bongkar makam," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (21/8/2015).

Ahok justru mengingatkan bahwa mengeramatkan makam dalam ajaran Islam tidak diperbolehkan alias syirik.

"Terus saya tanya. Di dalam Islam, dan saya ini sekolah Islam ya, saya mau tanya nih baik-baik sama orang Islam sekarang. Syirik enggak hukumnya kalau mengeramatkan kuburan? Syirik itu hukumnya. Boleh enggak kuburan dipindahkan?

Di Negara Arab ada enggak kuburan yang kasus Terowongan Mina? Kita ini ikut budaya China saja pakai kuburan-kuburan. Makanya, saya mesti ngomong nih. Kalau mau ngomong soal ajaran Islam ayo kita berdebat. Kita berdebat, syirik enggak hukumnya mengeramatkan kuburan?" lanjut Ahok.

Suami dari Veronica Tan ini mengungkapkan tidak akan membongkar makam, namun untuk musala pihaknya tetap membongkar.

"Musala dibongkar enggak? Enggak! Tapi ketika sudah ada musala baru kita akan bongkar. Itu hanya isu bongkar musala," jelas Ahok.

Ahok menegaskan bukan orang yang anti-Islam. Selama menjabat gubernur, Ahok bakal membangun masjid yang berada di kawasan Balai Kota Jakarta.

"Saya saja bangun masjid di sini dan ada enggak gubernur yang bangun masjid di Balai Kota? Saya yang suruh bangun. Jadi bukan saya mau anti-Islam atau takut Islam, kita ngomong benar saja. Itu cuma orang yang ngasut-ngasut saja," tandasnya.

(Susi Fatimah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement