BERAU - Empat penyelam asing yang hilang saat menyelam di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), hingga kini belum ditemukan.
Terkait hal itu, tim pencari kini mulai memperluas area pencarian. Tak hanya di sekitar Kepulauan Derawan, namun mulai ke daerah lain dan melibatkan otoritas penjaga pantai lainnya.
"Kita mulai memperluas pencarian. Untuk wilayah selatan, kita meminta bantuan otoritas setempat yakni di Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang," kata Dandim Berau Letkol Inf Ahmad Hadi Al-Jufri yang ditunjuk menjadi Incident Commander (IC), pada Sabtu 22 Agustus 2015.
Selain itu, area pencarian diperluas hingga ke arah utara yakni memasuki Provinsi Kalimantan Utara. Perluasan area pencarian dilakukan untuk mengantisipasi jika para korban yang hanyut tersebut dibawa oleh arus laut.
"Untuk ke arah Laut Sulawesi, kita juga sudah berkoordinasi dengan otoritas di Sulawesi untuk membantu menginformasikan jika melihat tanda-tanda keberadaan korban," tambah dia.
Proses pencarian juga melibatkan masyarakat setempat. Masyarakat turut mengerahkan kapal milik mereka. Tak hanya kapal nelayan, kapal-kapal milik masyarakat yang selama ini disewakan untuk wisatawan mengelilingi Kepulauan Derawan juga ikut mencari.
"Secara khusus kami apresiasi bantuan masyarakat ini. Peran masyarakat cukup besar membantu kami melakukan pencarian," kata Ahmad Hadi.
Seperti diberitakan sebelumnya, empat WNA tersebut tak muncul ke permukaan air setelah menyelam di salah satu titik penyelaman di Pulau Sangalaki, Kepulauan Derawan, pada Sabtu 15 Agustus 2015.
Tak lama setelah keempat turis tersebut dinyatakan hilang, sang pemandu ditemukan selamat, meski dengan kondisi lemas. Keempat turis asing itu adalah Michela (33), Daniele (36), Alberto (36), yang berasal dari Italia; sedangkan Vana Chris R (28) adalah WN Belgia. (fal)(Syukri Rahmatullah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.