Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Fadli Zon: Ekonomi Sedang Terpuruk, Jangan Coba Alihkan Perhatian!

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Senin, 07 September 2015 |11:15 WIB
Fadli Zon: Ekonomi Sedang Terpuruk, Jangan Coba Alihkan Perhatian!
Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menganggap, ada orang yang berusaha membesar-besarkan tentang pertemuannya dengan bakal Calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Padahal, masih banyak masalah lain yang perlu dikomentari, terutama tentang melemahnya ekonomi Indonesia.

"Jadi ada orang yang berusaha membesar-besarkan ini, padahal masalah yang besar adalah nilai rupiah yang semakin terpuruk, penggangguran banyak, harga sembako yang naik," ungkap Fadli saat dihubungi wartawan, Senin (7/9/2015).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan, polemik tersebut tak ada gunanya dan mengada-ngada. Apalagi dengan adanya niatan untuk melaporkan dua pimpinan parlemen itu ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

"Ini ada orang yang mengada-ada. Polemik ini enggak ada gunanya, kecuali ada orang yang memanfaatkan. Mau melaporkan ke MKD seolah-olah kita hadir saat kampanye Donald Trump, saya kira ini orang yang gagal paham," sindir Fadli.

Lebih jauh, Fadli menganggap kasus ini sengaja dibesar-besarkan oleh pihak yang ingin bermanuver. "Ini manuver-manuver yang enggak perlu dan akan berbalik ke mereka sendiri," tutupnya.

Sebelumnya Fadli menuturkan, kehadiran pihak parlemen ke negeri Paman Sam adalah untuk menghadiri Konferensi Ketua Parlemen Sedunia yang dilaksanakan di markas besar PBB. Dihadiri oleh perwakilan 148 negara, acara itu berlangsung dari 31 Agustus hingga 2 September 2015.

Setelah acara, Setnov dan Fadli bertemu dengan Trump untuk bersilaturahim. Pasalnya, dua orang ini sudah mengenal miliuner tersebut sejak lama. Ditambah, Trump juga melakukan banyak investasi di Indonesia. Pertemuan itu sendiri digelar di Trump Plaza sekira 30 menit.

"Setelah itu kami diajak turun ke bawah, diajak untuk lihat konferensi pers, dan dilakukan di lobi kantornya. Bukan di hotel atau di lapangan. Kemudian, ternyata sudah ramai dan sambil berdiri, Donald ceritakan apa isinya, kemudian Ketua DPR diperkenalkan, itu saja," bebernya.

Fadli menyimpulkan bahwa maksud pertemuan tersebut sudah dipelintir karena dianggap kampanye. Hal itu jadi lucu karena jadwal kampanye di AS belum berlangsung hingga kini.

(Susi Fatimah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement