Memiliki nama tak biasa membuat ledekan datang terus-menerus, khususnya di awal-awal masuk sekolah mulai dari SD, SMP, bahkan sampai perguruan tinggi. Sampai-sampai Al kepikiran untuk mengganti namanya. Niat itu juga disampaikan ke orangtuanya, namun ditolak.
"Almarhum (ayah) bilang, tanpa seizin Allah, tidak mungkin kamu sampai sekarang bisa menyandang nama itu," tambah Al.
Tindakan paling sering yang dia dapatkan saat di sekolah karena namanya itu, adalah diminta maju ke depan dan memperkenalkan diri. Setelah dia memperkenalkan diri, tawa pun pecah di ruangan. Al mengaku sempat minder, tapi lama kelamaan dia menyadari nama adalah doa.
"Sewaktu sekolah sering diketawin. Sering sekali diminta maju ke depan untuk perkenalkan diri. Saat itu ada rasa minder, tapi lama kelamaan saya mengerti, bahwa nama itu adalah doa dan orangtua saya pasti punya harapan memberi saya nama itu," terang pria yang juga biasa dipanggil Somat itu.
Dua saudara Al, juga memiliki nama yang tak biasa. Kakaknya bernama Sirotol Mustakim dan Tanzilal Azizil Rohim.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.