Informasinya dari kakak korban, Muhammad Fauzan, korban diduga dibawa teman Facebooknya. Saat mengaji korban menghubungi temannya agar menjemputnya ke tempat pengajian. Namun, orangtua Salsabilla cemas mengingat maraknya pembunuhan terjadi di Batam. Bahkan kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Batuaji.
"Ngaji di Tembesi Centre. Saat di telepon guru ngaji, Salsabilllah tak balik ke Masjid Istiqomah. Sudah cari ke Nongsa, Barelang, Marina, Tanjunguncang, Tiban dan setiap rumah sakit ditanya tak ada yang lihat. Saya cemas tak ada dapat kabar, handphone tak aktif lagi," kata Anisa di kediamannya, Selasa (6/10/2015).
Anisa menambahkan, teman Sekolah Menengah Pertama (SMP) Salsabillah, sempat melihat dua orang anak baru gede (ABG) membawa seperti ciri-ciri anaknya ke arah Tanjunguncang.
"Ada temannya yang sempat lihat dibonceng dua orang pakai sepeda motor menuju arah Batuaji. Nomornya ditelepon terakhir 20.00 WIB, tapi cowok yang angkat, suara cowok siap angkat langsung dimatikan. Sampai sekarang tidak aktif lagi," sambungnya.
Rusdianto dan Anisa berharap agar anaknya pulang ke rumah dengan kondisi selamat.