Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Miras Sebabkan Kekerasan Terhadap Perempuan di Sorong Meningkat

Antara , Jurnalis-Minggu, 25 Oktober 2015 |06:32 WIB
Miras Sebabkan Kekerasan Terhadap Perempuan di Sorong Meningkat
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

MANOKWARI – Angka kekerasan terhadap perempuan di Kota Sorong, Papua Barat selama semester I tahun 2015 mencapai 57 kasus.

"Angka kekerasan tersebut sangat tinggi dan memprihatinkan bila dibandingkan dengan daerah lain di Provinsi Papua Barat," kata Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Sorong, Miryam Isir di Sorong, Minggu (25/10/2015).

Miryam mengatakan, kekerasan terhadap perempuan di Kota Sorong, 70 persen adalah kekerasan fisik yang sebagian besar korbannya ibu rumah tangga. Salah satu faktor yang menyebabkan tingginya kekerasan fisik terhadap perempuan di Kota Sorong adalah minuman keras.

Selain itu, maraknya tempat prostitusi juga merupakan salah satu faktor penyebab kekerasan terhadap perempuan di Kota Sorong, terutama kekerasan dalam rumah tangga.

Miryam mengungkapkan, tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan di Kota Sorong harus disikapi serius oleh semua pihak terlebih khusus kebijakan kepala daerah untuk menghentikan perdagangan minuman keras.

"Kami mengharapkan kebijakan Wali Kota untuk menutup tempat-tempat prostitusi dan menghentikan perdagangan minuman keras, sebab dua faktor ini pemicu tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan," ujarnya.

Miryam berharap pula masyarakat memahami undang-undang perlindungan perempuan sehingga kasus kekerasan terhadap perempuan di Kota Sorong tidak terus meningkat.

(Fransiskus Dasa Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement