Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Meteor Tak Ditemukan, Pasukan TNI Ditarik

Demon Fajri , Jurnalis-Rabu, 28 Oktober 2015 |12:27 WIB
Meteor Tak Ditemukan, Pasukan TNI Ditarik
Ilustrasi. Foto IB Times
A
A
A

BENGKULU - Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang Bengkulu, Litman, menyatakan pihaknya tidak mengetahui secara persis benda langit yang jatuh di lokasi tersebut. Sebab, kata dia, pihaknya hanya mendeteksi getaran yang disebabkan oleh benda asing yang diduga meteor tersebut.

''Kita hanya mendeteksi getaran akibat benda langit. Kalau jenis benda langit itu bisa diketahui oleh Lapan,'' jelas Litaman, saat dihubungi via telefon, Rabu (28/10/2015).

Dihubungi terpisah, Kasdim 0409/ Rejang Lebong, Mayor. Inf. Saldifa, mengatakan, di lokasi penemuan benda langit yang diduga tempat jatuhnya meteor, di kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS), Desa Palalu, Kecamatan Sindang Pelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, tidak ditemukan serpihan benda langit.

Tidak ditemukannya benda langit yang diduga jatuh di lokasi tersebut dapat dipastikan setelah para prajurit TNI, personel Polri dan masyarakat setempat melakukan penyisiran. Bahkan, kata dia, tim gabungan juga menyisir lokasi lainnya. Namun, tetap tidak menemukan benda langit yang dimaksud.

Lokasi jatuhnya benda langit yang diduga di TNKS tersebut, lanjut dia, hanya meninggalkan bekas api yang diduga percikan dari benda langit. ''Lokasi sudah disisir, tapi benda langit tidak ada ditemukan. Jadi, anggota kita sekarang sudah ditarik mundur,'' kata Saldifa, saat dihubungi via telefon.

Untuk diketahui, tim gabungan dari prajurit TNI, Polri dan warga setempat menemukan lokasi berjarak sekira 5 km dari tepi jalan raya. Di lokasi tersebut tim gabungan menemukan lahan seluas sekira dua hektare, ludes terbakar yang menghanguskan kawasan hutan di TNKS tersebut.

Sebelumnya, BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang Bengkulu, mendeteksi getaran didua titik yang tersebar didua kabupaten, seperti Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang. Getaran tersebut diduga benda langit mirip meteor yang jatuh di Provinsi Bengkulu.

Getaran yang terdeteksi alat Seismometer BMKG terdapat di Kabupaten Rejang Lebong, dengan kekuatan magnitude 2,0. Namun, untuk getaran di Kabupaten Kepahiang tidak terdeteksi besaran getaran.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement