ANKARA – Hasil hitung cepat Pemilu Turki yang berlangsung Minggu, 1 November 2015 menempatkan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan sebagai pemenang. Tidak hanya memenangi pemilu, tapi juga kembali menguasai parlemen.
Kembalinya dominasi AKP di parlemen sesuai dengan harapan Erdogan sesaat sebelum digelarnya pemilu. Perolehan suara partai penguasa tersebut mencapai 49,4 persen dan diprediksi memperoleh 316 kursi di parlemen. Sementara, untuk menguasai parlemen Turki dibutuhkan minimal 276 kursi dari total 550 kursi.
Menyusul di tempat kedua adalah Partai Rakyat Republik (CHP) yang beraliran sekuler dengan perolehan suara 25,4 persen. Partai oposisi utama Turki tersebut diprediksi memperoleh 134 kursi di parlemen.
Partai Rakyat Demokratik (HDP) yang berafiliasi dengan gerakan pro-Kurdi lolos ambang batas pemilihan (parliamentary threshold) dengan perolehan suara 10,7 persen dan memperoleh 59 kursi. Di tempat terakhir adalah Partai Gerakan Nasional (MHP) yang memperoleh 41 kursi di parlemen.
Seperti dilansir BBC, Senin (2/11/2015), Perdana Menteri Ahmed Davotoglu mendeskripsikan kemenangan partainya sebagai kemenangan bagi demokrasi dan warga Turki. Davotoglu merayakan kemenangan ini bersama dengan pendukungnya di kantor pusat AKP.
Hingga berita ini ditayangkan, penghitungan suara masih dilakukan. Namun, perolehan suara diprediksi tidak akan jauh berbeda dengan hasil hitung cepat.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.