Kemudian di Kecamatan Tangse sejumlah desa diterpa banjir bandang. Dua rumah warga di Desa Kebun Nilam, kecamatan setempat hanyut dibawa arus. “Dua rumah itu letaknya di pinggir sungai,” sebutnya.
Selain banjir, Tangse juga dilanda longsor di sejumlah titik. Bahkan jalan utama Tangse-Beureunun putus akibat longsor sejak tadi malam, namun tadi pagi sudah berhasil dibuka kembali dan bisa dilalui kendaraan.
Selanjutnya puluhan meter jalan provinsi Tangse-Beureunun di Kecamatan Keumala amblas ke sungai, sehingga kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati karena badan jalan makin mengecil.
Apriadi mengatakan, pihaknya masih terus mendata nilai kerugian dan ekses dari banjir. “Saat ini kami belum memiliki data valid karena pendataan masih berlangsung. Tapi estimasinya ada puluhan ribu rumah terendam,” sebutnya.
Kondisi terkini, kata dia, banjir sudah mulai surut dan warga sudah kembali membersihkan rumahnya masing-masing. “Tapi warga kebanyakan belum bisa menggunakan dapurnya, jadi agar tidak terjadi kelaparan siang ini kita buka dapur umum,” katanya.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.