Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hama Ulat Serang Pamekasan, Sebabkan Banyak Kecelakaan

Syaiful Islam , Jurnalis-Sabtu, 02 Januari 2016 |16:29 WIB
Hama Ulat Serang Pamekasan, Sebabkan Banyak Kecelakaan
Foto Ilustrasi (Dok. Okezone)
A
A
A

PAMEKASAN - Warga Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur diresahkan dengan munculnya hama ulat yang menyerang pohon jati. Sebab ulat tersebut kerap bergelantungan di pohon yang ada di pinggir jalan.

Akibatnya banyak pengendara roda dua yang menjadi korban, yakni terjatuh atau mengalami kecelakaan karena takut dengan ulat. Terutama yang sering menjadi korban adalah pengendara perempuan.

"Yang paling ketakutan biasanya pengendara perempuan sehingga mereka berusaha menghindar, bahkan beberapa dari mereka sampai berteriak," terang Moh. Zuhdi, warga Desa Banyupelle Kecamatan Palengaan, Sabtu (2/1/2015).

Dikatakan Zuhdi, hama ulat tersebut menyerang sejak sepekan terakhir, bahkan sudah memakan habis sejumlah daun pohon jati yang ada di perkampungan warga maupun pepohonan di pinggir jalan raya.

"Biasanya yang terjatuh karena terkejut dengan adanya ulat bergelantungan, mereka berhenti mendadak, sehingga terjadi kecelakaan," ujar mahasiswa perguruan tinggi negeri di Pamekasan itu.

Dia pun berharap ada jalan keluar dari pemerintah setempat, karena jika dibiarkan hama ulat tersebut akan menyerang ke lahan pertanian warga. Apalagi masyarakat sangat resah karena mengganggu pengendara.

Untuk diketahui, selain di Palengaan hama ulat juga menyerang pepohonan di Kecamatan Proppo, Kecamatan Laangan, Kecamatan Pegantenan, Kecamatan Pakong, Kecamatan Galis dan Pademawu.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement