"Saya sedang ngambil gambar ketika petugas membabi buta membubarkan masa. Saya tidak tahu persis apa penyebabnya, tahu-tahu beberapa orang petugas menyerang saya dengan tongkat rotan," katanya.
Dia mengungkapkan, meskipun sempat diamankan sejumlah anggota berpakaian preman, petugas berseragam dalmas itu, terus menyerang dirinya.
Sementara itu, sejumlah wartawan berharap petugas yang melakukan pemukulan terhadap Guruh, dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijatuhi hukuman setimpal karena mereka sepakat untuk menempuh jalur hukum atas aksi brutal tersebut.
"Kami akan menempuh jalur hukum atas perlakuan petugas yang membabi buta terhadap wartawan sekalipun. Saat ini rekan kami Guruh, sedang menjalani pengobatan di RSUD Cianjur," kata Komeng wartawan televisi swasta nasional. (ant)
(Amril Amarullah (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.