Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemprov DKI Akui Jakarta Kekurangan Bus City Tour

Reni Lestari , Jurnalis-Senin, 25 Januari 2016 |11:06 WIB
Pemprov DKI Akui Jakarta Kekurangan Bus <i>City Tour</i>
Bus City Tour Jakarta (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui, bus city tour yang beroperasi di Ibu Kota saat ini, jumlahnya sangat kurang. Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta baru memiliki tujuh bus city tour, dengan rincian lima bus milik Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) dan dua bus sumbangan dari swasta.

"Bus tingkat enggak cukup, itu saja evaluasinya. Soalnya kemarin ada masalah soal suspensinya. Makanya ini saja kan agak terhambat," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (25/1/2016).

Ahok mengeluhkan, pengadaan bus city tour seolah dipersulit di Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan. Contohnya, bus city tour hasil hibah dari pihak swasta yang diluncurkan hari ini, padahal sudah sejak Juni 2015 lalu diserahterimakan kepada Pemprov DKI.

"Suspensinya yang menurut Dirjen Perhubungan Darat yang dulu enggak bisa. Ternyata dari pihak ATPM-nya bilang bisa. Ya sudah kita ikutin saja maunya Dirjen lah," imbuh dia.

Ahok memastikan, tahun ini jumlah bus city tour yang akan dioperasikan untuk melayani wisatawan yang berkunjung ke Ibu Kota akan terus bertambah. Demikian halnya dengan pembangunan halte yang juga akan diupayakan Pemprov agar memadai.

"Tapi mulai tahun ini akan mulai berdatangan. Kita sudah mulai membangun (halte) yang sesuai. Saya kira kita juga akan beli juga begitu ada di e-catalog," katanya.

Menurut Ahok, jika jumlah bus city tour sudah memadai, maka akan diadakan penambaham fasilitas, diantaranya kepastian jam datang dan jam berangkat yang bisa dipantau melalui sebuah aplikasi.

Hal ini seperti yang telah diterapkan pada bus TransJakarta melalui program Go-Busway, sebuah fasilitas yang tergabung dengan aplikasi ojek online Go-Jek.

"Kalau sudah cukup, nah nanti bus tingkat itu jelas, jam berapa (datang dan berangkat). Saya juga akan masukkan ke aplikasi. Yang kayak Go-Busway itu, jadi kita tahu jam berapa datang. Sehingga para turis bisa mulai tahu nih. Dan di samping itu, haltenya akan kita perbaiki," jelas Ahok.

(Fransiskus Dasa Saputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement