Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir pada Rabu (27/1/2016), mengatakan tidak mengetahui secara pasti jumlah total penumpang kapal yang tenggelam, sehingga jumlah korban masih mungkin bertambah.
Pihak KJRI Johor Bahru dilaporkan telah dihubungi oleh dua keluarga dari Indonesia dan Malaysia yang menduga anggotanya menjadi korban. Meski begitu dia tidak mengetahui
Pihak Malaysia sampai saat ini masih terus melanjutkan upaya pencarian korban dan Tim Perlindungan warga negara Indonesia (WNI) dari KJRI Johor Bahru juga masih berada di lokasi untuk melakukan koordinasi dengan pihak berwenang setempat.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.