JAKARTA - Peredaran jajanan anak berbentuk mirip kondom mengancam kesehatan generasi mendatang.
"Pemerintah harus mengoreksi cara penanganan terhadap jajanan anak-anak bussiness as usual. Jangan seperti pemadam kebakaran, bereaksi jika ada kejadian. Pemerintahan Jokowi harus memberi perhatian yang serius dalam masalah ini," tegas Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati, Selasa (26/1/2015).
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menyesalkan beredarnya jajanan anak menyerupai kondom. Padahal Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis jajanan tersebut tidak terdaftar.
Yang patut digarisbawahi, jelas Okky, jajanan anak-anak harus dipastikan bersih dan menyehatkan, tentu juga bentuk atau model makanannya tidak menimbulkan polemik yang tidak produktif di tengah publik. "Intinya, setiap jajanan anak mesti harus terdaftar di BPOM untuk memastikan kesehatan dan kandungan di dalamnya," harap Okky.
Peristiwa tersebut, ujarnya, menjadi momentum seluruh stakeholder untuk mengaudit secara sungguh-sungguh dan komprehensif terhadap seluruh makanan bagi anak-anak baik yang berada di sekitar sekolah maupun di lingkungan rumah.
Okky menyimpulkan, Satuan Tugas (Satgas) yang dibentuk oleh BPOM bersama kepolisian serta Kementerian Dalam Negeri terkait dengan pengawasan makanan ini terbukti tidak berjalan efektif. Maka, ia ingin agar Unit Kesehatan Sekolah (UKS) semestinya kembali digalakkan di sekolah-sekolah melalui prakarsa Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta dinas kesehatan di pemerintah daerah.
(Muhammad Saifullah )