Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lima Tokoh India Paling Berpengaruh di Dunia

Silviana Dharma , Jurnalis-Selasa, 02 Februari 2016 |08:08 WIB
Lima Tokoh India Paling Berpengaruh di Dunia
Jawaharlal Nehru (kiri) dan Mahatma Gandhi (kanan). (Foto: Buddhistdoor.net)
A
A
A

ADA banyak tokoh yang terkenal dan memegang peran penting dalam membawa perubahan dunia. Mereka datang dari berbagai kalangan, seperti kelompok pemimpin politik, pemuka agama, aktor dan aktris dalam dunia seni peran maupun panggung hiburan, tokoh sastra dan kebudayaan, hingga para atlet. Tidak sedikit juga yang merupakan orang asing, tetapi memiliki dedikasi tinggi di Negeri Anak Benua.

Berikut ini Okezone merangkum tokoh yang popularitasnya mencapai skala mancanegara, sekaligus tak lekang dimakan zaman. Inilah lima tokoh India paling berpengaruh di dunia:

1. Siddharta Gautama (563–483 SM)

Siapa yang tidak kenal tokoh pendiri agama Buddha satu ini. Putra Sri Baginda Raja Suddhodana dari Suku Sakya dan ibu seorang Ratu Mahamaya Dewi ini meninggalkan semua takhta dan kemewahan sejak lahir demi menekuni jalan kebahagiaan sejati.

Ia lahir di Taman Lumbini, Nepal, dengan penuh keajaiban. Siddharta keluar dari kandungan ibunya dalam keadaan bersih tak bercela dan langsung bisa berjalan tegak, sehingga setiap tanah yang dipijak berubah menjadi teratai. Akan tetapi, ajarannya menyebar luas dari India. Shakyamuni (orang bijak dari Kaum Sakya) ini bahkan mengembuskan napas terakhir di Kushinagar, Uttar Pradesh, India.

Ketika Siddharta lahir, ayahnya tahu bahwa putra mahkotanya akan menjadi orang besar. Karena itu, setiap kali keluar ke jalan, Sang Raja mengultimatum kepada seluruh jajaran untuk menutupi kemiskinan dan kesengsaraan rakyatnya, sehingga yang dilihat pangeran muda adalah kebahagiaan saja.

Sampai suatu hari ia pergi tanpa pengawalan, dan melihat betapa sulit kehidupan di luar istana. Ada rakyat yang susah karena sudah lanjut usia, terkena sakit penyakit, dan meninggal. Kemudian, ia melihat seorang petapa yang hidup bahagia tanpa apa-apa.

Sejak saat itu Siddharta hidup mengembara menjadi seorang petapa, hingga mencapai kesempurnaan dan disebut sebagai Buddha. Ada dua ajaran inti yang ia wariskan, yakni empat kebenaran mulia dan delapan jalan mulia.

Seperti dilansir Buddha Weekly, Selasa (2/2/2016), meski sudah dimulai lebih dari 2.500 tahun lalu, populasi penganutnya di dunia per Oktober 2015 mencapai 1,6 miliar orang atau 22 persen populasi dunia. Dianut paling banyak oleh warga negara Thailand, Kamboja, Myanmar, Bhutan, dan Sri Lanka.

2. Mahatma Gandhi (1869–1948)

Beberapa hari lalu, tepatnya pada 30 Januari, India memperingati hari pembunuhan atas Bapak Bangsa mereka Mahatma Gandhi. Pria kurus itu lahir dengan nama Mohandas Karamchand Gandi di Gujarat, India, namun merupakan satu orang yang mampu mengubah dunia.

Ia menjadi inspirasi bagi gerakan perdamaian dunia dan kepedulian atas hak-hak warga sipil. Kiprahnya dalam membela yang lemah, melawan pemerintahan kolonial Inggris dan membawa India merdeka tanpa kekerasan (perang), bahkan diteladani oleh para pemimpin dunia setelahnya.

Sebut saja Marthin Luther King Junior yang terinspirasi melakukan kampanye damai mendobrak keseteraan ras kulit hitam di Amerika Serikat, Presiden Myanmar Aung San Suu Kyi, Albert Einstein, Presiden AS Barrack Obama, Mantan Presiden Afrika Nelson Mandela, hingga Pendiri Apple Steve Jobs.

3. Jawaharlal Nehru (1889–1964)

Di Indonesia, nama Jawaharlal Nehru akrab dikenal sebagai salah satu pelopor gerakan nonblok. Berawal dari Dasasila Bandung atau Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika, Nehru sebagai perwakilan dari India sepakat menjaga perdamaian alias tidak ikut campur perang dingin Amerika Serikat dan Soviet bersama Presiden RI Soekarno, Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito, Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser, dan Presiden Ghana Kwame Nkrumah.

Gerakan ini memang diprakarsai oleh Bapak Proklamator RI, Ir Soekarno. Akan tetapi, nama ‘nonblok’ dicetuskan oleh sang pandit Jawaharlal Nehru melalui pidatonya pada 1954 di Kolombo, Sri Lanka.

Lahir dari keluarga bangsawan tidak membuat Nehru gelap mata. Meski disekolahkan pula ke luar negeri, ia bukan kacang lupa kulit. Pengetahuan dan kepandaiannya ia gunakan untuk memerdekakan tanah tumpah darahnya dari penjajahan Inggris.

Terinspirasi oleh Mahatma Gandhi, Nehru pun ikut membangun Negeri Barata melalui kiprahnya di dunia politik. Sampai pada 1947, tepat setelah kemerdekaan, Nehru dinobatkan sebagai perdana menteri pertama di India.

Berkat jasa-jasanya dalam membangun institusi pendidikan, perbaikan gizi, emansipasi perempuan dan negosiasi internasional, Nehru dijuluki sebagai Arsitek Modern India. Jabatan sebagai orang nomor satu di India diembannya sampai detik terakhir hidupnya.

4. Bunda Teresa (1910–1997)

Negara asal tokoh agama Katolik yang satu ini berasal dari luar India, yakni Uskub, Kerajaan Ottoman. Namun, pelayanan kemanusiaannya didedikasikan di Kalkuta, India. Selama lebih dari empat dekade ia merawat orang miskin, lumpuh dan sakit kusta, yatim piatu, serta kaum papa dengan mendirikan Misionaris Cinta Kasih pada 1950.

Misi kemanusiaan yang dilakukannya tanpa memandang agama maupun kasta sosial, sebagaimana yang lekat berlaku di India, menginspirasi banyak umat di dunia internasional. Ia menerima penghargaan Bharat Ratna pada 1980 dan Nobel Perdamaian pada 1979, serta didaulat sebagai satu dari 25 tokoh perempuan paling berpengaruh di dunia menurut Survey Time pada 2010.

Berkat sosok biarawati bersahaja ini, lebih dari 4.000 biarawati dapat membuka panti asuhan dan rumah perawatan bagi penderita AIDS dan lepra. Ia tetap teguh pada pendiriannya itu hingga akhir hayat, meski diterpa banyak cibiran.

5. Amitabh Bachchan (1942–sekarang)

'The Big B': one leading Indian film director has suggested that India's film industry should be called 'Bachchan' instead of Bollywood

Berbeda dengan empat tokoh sebelumnya, aktor kelahiran 11 Oktober 1942 ini menginspirasi aktor-aktor muda meraih popularitasnya dalam bidang industri peran dan panggung hiburan. Bermain dalam lebih dari 180 perfilman, Amitabh Bachchan telah memenangkan banyak penghargaan.

“Saya percaya bahwa film memiliki kekuatan untuk memengaruhi orang dan menyatukan kita untuk tujuan yang lebih baik, seperti perdamaian, persaudaraan, dan solidaritas,” demikian salah satu kutipan yang paling terkenal dari sang legenda Bollywood, dikutip dari Dubai Film Fest.

Apa yang membuatnya begitu terkenal? Dikutip dari Independent, selama tahun 1970, India mengalami krisis politik dan ekonomi saat berada di bawah pimpinan Perdana Menteri Indira Gandhi, putri semata wayang Nehru.

Di sinilah aktor karismatik yang berusia 73 tahun itu hadir sebagai pemuda biasa yang berdiri melawan ketidakadilan. Melalui kemahiran beraktingnya kala itu, banyak pemuda India terinspirasi menjadi seperti karakter yang ia perankan. Mertua aktris cantik Aishwarya Rai ini mampu membuat penontonnya percaya bahwa satu orang saja benar-benar mampu mengubah dunia.

(Randy Wirayudha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement