LHOKSEUMAWE - Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan satu tiang listrik milik PT PLN di Desa Kilometer 1, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, tumbang.
Menurut keterangan salah seorang warga, Khairul, peristiwa tersebut terjadi Minggu 7 Februari 2016, sekira pukul 22.50 WIB. Akibat kejadian tersebut, tiang listrik melintang di jalan desa setempat dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat.
Bahkan, salah seorang warga Desa Jok Kilometer II, Kecamatan Cot Girek, mengalami patah tangan akibat terlilit kabel dari tiang listrik tersebut.
"Tadi waktu lagi hujan deras dan angin kencang, tiba-tiba tiang listrik milik PLN tumbang ke badan jalan dan ada satu korban yang mengalami patah tangan karena terlilit kabel," ujar Khairul.
Ia menambahkan, selain menyebabkan kemacetan, listrik di sepanjang jalan lintas kecamatan tersebut padam dan sejumlah petugas PLN sudah tiba di lokasi, untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Warga berharap, kerusakan jaringan instalasi listrik tersebut bisa segera diperbaiki.
Sementara, Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Blang Bintang, Zakaria mengatakan, angin kencang dan hujan deras tersebut disebabkan karena ada tekanan rendah di teluk Benggala.
Kondisi cuaca demikian itu dipicu oleh pusaran angin dan pelambatan pergerakan udara di atas atmosfer sehingga terbentuk awan-awan konventif yang menyebabkan terjadinya hujan Zakaria menambahkan, secara umumnya kalau ada hujan lebat yang disebabkan oleh awan komulunimbus, sebelum hujan turun, pastinya disertai dengan angin kencang, kecepatannya mencapai di atas 50 kilometer per jam.
"Selama tiga hari ke depan kami perkirakan masih terjadi gejala cuaca tersebut karena pusaran angin dan pelambatan pergerakan udara diatas atmosfer sehingga menyebabkan hujan," ujarnya.
(Fransiskus Dasa Saputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.