OTTAWA – Seorang pria Kanada yang dinyatakan hilang 30 tahun lalu segera bertemu kembali dengan keluarganya. Hal itu dapat dilakukan setelah ia berhasil mengingat lagi identitas aslinya.
Edgar Latulip masih berusia 21 tahun saat kabur dari rumah bagi penyandang disabilitas di Provinsi Ontario dengan menggunakan bus. Namun, tidak berapa lama kemudian kepalanya terbentur sehingga mengalami cedera yang membuatnya hilang ingatan atau amnesia.
Latulip selama ini tinggal di wilayah Niagara. Sejak saat itu, ia menggunakan identitas lain sebelum mengalami flashback. Dia bertanya kepada sukarelawan untuk mengecek nama Latulip sebelum terungkap bahwa dirinya adalah orang hilang yang sedang dicari. Tes DNA semakin menguatkan identitas aslinya.
“Saya sudah menjadi polisi selama 18 tahun, dan saya hanya pernah melihat kejadian ini di televisi. Tentu saja ini sangat jarang terjadi,” ujar polisi berkuda wilayah Niagara, Philip Gavin, sebagaimana dilansir BBC, Jumat (12/2/2016).
Sang ibu, Olivia Wilson, menyatakan sangat senang mendengar kabar tersebut. Menurut data Jaringan Orang Hilang Amerika Utara, Latulip memiliki mental seperti anak berusia 12 tahun. Meski begitu, Olivia mengatakan sangat ingin bertemu.
“Saya ingin berbincang dengannya dan menolongnya sebisa mungkin. Saya sangat ingin bertemu dengannya,” ujar Olivia.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.