BAGHDAD – Kelompok militan ISIS mengeksekusi mati tiga perempuan yang sebelumnya bekerja untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Independen Irak di Kota Mosul yang mereka kuasai. Hal itu seperti diungkapkan pihak komisi itu pada Kamis 18 Februari.
Dilaporkan, militan ISIS menembakkan peluru ke tiga perempuan tersebut di depan publik di Kota Mosul yang berjarak sekira 400 kilometer utara ibu kota Baghdad.
Berdasarkan pernyataan pihak KPU Independen Irak, sebelum dieksekusi, para militan radikal itu menangkap secara paksa para perempuan malang tersebut di rumah masing-masing.
Mereka menyatakan sangat mengutuk aksi pengecut ini dan menuntut pemerintah mengakhiri perbuatan semacam itu, serta bekerja untuk membebaskan rakyat Irak dari para pembunuh jahat tersebut melalui pembebasan daerah-daerah yang direbut oleh gerombolan ini.
Kelompok militan ISIS sendiri diketahui sering menghukum mati warga sipil, pegawai pemerintah, dan mantan petugas keamanan wilayah Mosul.
Eksekusi massal meliputi puluhan mantan pegawai KPU Independen Irak yang dituduh kelompok radikal tersebut sebagai orang-orang murtad. Menurut laporan yang ada, sebagian orang yang dibunuh ISIS adalah perempuan. Demikian seperti dilansir kantor berita Xinhua, Sabtu (20/2/2016).
(Emirald Julio)