Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ritual Pesugihan Ini Masih Dilakukan di Zaman Modern

Rizka Diputra , Jurnalis-Senin, 22 Februari 2016 |19:22 WIB
Ritual Pesugihan Ini Masih Dilakukan di Zaman Modern
Gunung Kawi (foto: tirtasaritrans.com)
A
A
A

Banyak orang melakukan jalan pintas guna meraih kekayaan dalam waktu singkat. Di Indonesia, cara berbau mistis itu dikenal dengan istilah pesugihan. Mereka yang dirundung kesulitan keuangan atau terbelit utang, biasanya mengambil jalan ini meski harus mengorbankan tumbal.

Ritual untuk mendapat kekayaan itu banyak macamnya. Mulai mendatangi tempat-tempat keramat maupun mengambil tuah dari benda atau hewan. Berikut ritual pesugihan yang masih ditemukan pada masyarakat Indonesia di zaman sekarang seperti dikutip dari laman boombastis.com.

Pesugihan Nyi Roro Kidul

Ritual pesugihan yang pertama yakni pesugihan dengan perantara bantuan Nyi Roro Kidul. Pesugihan diyakini dapat memberi kekayaan kepada si empunya hajat. Namun, pengaruh pesugihan ini hanya mampu bertahan sekira tujuh tahun hingga perlahan-lahan hartanya itu ludes. Pesugihan ini memiliki syarat yang cukup ngeri didengar, yaitu harus dengan berhubungan badan dengan Nyi Roro Kidul pada malam-malam yang ditentukan.

Konon, usai berhubungan badan, Nyi Roro Kidul yang berwujud asli ular naga itu akan merontokkan sisik emasnya. Emas itulah yang katanya dapat membuat si pelaku kaya raya. Jika kelak hartanya habis, si pelaku ritual pesugihan bisa meminta satu periode lagi namun syaratnya lebih berat yaitu harus memberikan tumbal berupa nyawa orang lain.

Pesugihan Gunung Kawi

Gunung Kawi terletak di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Konon, bagi siapa saja yang mau melakukan ritual di gunung tersebut dengan ikhlas, pasrah disertai dengan pengharapan yang tinggi maka permintaannya akan terkabul, termasuk ingin kaya raya. Banyak orang meyakini pesugihan Gunung Kawi sangat manjur dilakoni oleh mereka yang ingin kaya mendadak.

Di sana, terdapat dua makam yang dikeramatkan masyarakat yaitu makam Kiai Kanjeng Zakaria II dari kerabat keraton Kartosuro dan Raden Mas Imam Soedjono dari kerabat keraton Yogyakarta. Banyak orang percaya jika menziarahi makam kedua tokoh itu dengan berbagai ritual tertentu, maka akan mendatangkan kekayaan dalam waktu relatif singkat.

Pesugihan Gunung Kemukus

Selain Gunung Kawi, Gunung Kemukus di Sragen, Jawa Tengah juga dipercaya banyak orang dapat memberikan keberuntungan dan kekayaan. Ritual pesugihan ini terbilang unik lantaran melibatkan tindakan berhubungan badan layaknya suami istri dengan seseorang yang bukan pasangannya.

Gunung ini menurut legenda merupakan tempat pelarian Pangeran Samodra dari Majapahit bersama kekasihnya yang juga ibu tirinya yaitu Nyai Ontrowulan. Ritual persetubuhan inilah yang konon bertujuan untuk mengenang cinta terlarang kedua insan tersebut.

Pesugihan Monyet

Pesugihan monyet sangat terkenal di Ngujang, Tulungagung, Jawa Timur. Caranya, pelaku pesugihan ini harus menyediakan tumbal nyawa kepada makhluk gaib di makam Ngujang hingga ia meninggal dunia. Usai melakoni ritual, pelaku akan mendapatkan monyet untuk ia pelihara.

Nah, monyet inilah yang konon dapat membantu pelaku atau tuannya seketika menjadi kaya. Namun, jika si pelaku pesugihan ini kelak wafat, maka dirinya harus bersedia tinggal di makam Ngujang bersama monyet-monyet di sana.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement