Meski tak hancur berantakan, namun tank berbanderol USD4,5 juta (Rp60,1 miliar) per unitnya tersebut rusak berat dan tak bisa beroperasi, setelah dan para krunya berlarian meninggalkan tank itu.
Akan tetapi, belum bisa dipastikan soal kru tank tersebut, apakah awaknya personel militer Rusia atau Suriah. Perihal video ini juga belum bisa ditentukan, apakah terjadi sebelum atau sesudah gencatan senjata antara AS dan Rusia diresmikan.
(Randy Wirayudha)