BANDUNG - Upaya pembenahan lalu lintas di Kota Bandung terus dilakukan. Salah satu yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam waktu dekat adalah membeli sebagian angkot yang beredar di Kota Bandung.
"Angkot-angkot akan dibeli tahun ini. Ada sekira 300-an angkot, dengan anggaran terbatas yang akan kami beli," kata Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, Sabtu (12/3/2016).
Cara itu dilakukan untuk mengurangi populasi angkot di Kota Bandung. Sebagai gantinya, Pemkot Bandung akan memaksimalkan keberadaan transportasi massal berupa bus. "Suatu hari angkotnya akan berubah jadi skala bus dan tidak ada lagi (pengusaha angkot) yang mengurus transportasi perorangan, harus berbentuk badan hukum," ungkapnya.
Dengan konsep itu, pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, pasti akan terjadi pro dan kontra, dan hal tersebut dianggapnya wajar terjadi dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.
Ia pun meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung mewujudkan pembelian angkot dan menggantinya dengan memaksimalkan pengoperasian bus. Pro dan kontra jangan dijadikan alasan untuk menyerah lebih dini.
"Pasti ada dinamika. Jangan menyerah, saya di belakang. Kalau sudah kepepet, baru wali kota turun," tegas Emil.
(Fransiskus Dasa Saputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.