Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemkot Pangkalpinang Bedah Ratusan Rumah Tak Layak Huni

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Selasa, 15 Maret 2016 |19:54 WIB
Pemkot Pangkalpinang Bedah Ratusan Rumah Tak Layak Huni
Foto:Ist
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah Kota Pangkalpinang melakukan program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu. Hingga tahun ini sudah 325 rumah warga yang dibedah.

"Kita melakukan bedah rumah di Kelurahan Kampung Opas sebanyak 125 rumah, 100 rumah menyebar di beberapa tempat, dan 100 rumah di Kelurahan Pangkalarang," ujar Wali Kota Pangkalpinang Irwansyah dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa (15/3/2016).

Bendahara Umum DPD PDIP Bangka Belitung ini mengatakan, rumah yang dibedah yakni rumah masyarakat yang sudah tidak layak untuk dihuni. Program tersebut akan terus dilakukan hingga tidak ada lagi masyarakat Pangkalpinang yang rumahnya tidak layak untuk dihuni.

"Kita minta doanya kepada masyarakat agar di 2016 semua rumah tak layak huni clear kita rehab," harapnya.

Menurutnya, bedah rumah ini merupakan bantuan dari berbagai pihak. “Semangat gotong royong ini perlu ditumbuhkembangkan karena merupakan sikap para leluhur kita sesuai dengan initisari dari pancasila," tuturnya.

Sementara itu, GM Angkasa Pura II Eko Prihadi mengatakan bantuan bedah rumah berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) dan merupakan bentuk dukungan pihaknya kepada pemerintah Kota Pangkalpinang dalam membantu masyarakat.

Pihaknya juga mengapresiasi program bedah rumah yang telah dilakukan Pemerintah Kota Pangkalpinang. "Dengan adanya program ini, ke depan tidak ada lagi masyarakat yang rumahnya tidak layak huni," pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement